Showing posts with label untittled. Show all posts
Showing posts with label untittled. Show all posts

November 21, 2016

Ada kesedihan pada malam
Ada gonggong anjing di sebrang
Ada isak tangis dan nafas tertahan
Ada air mata yang jatuh curam, kencang

Berpikir ia pada kejadian tadi
Bingung otaknya itu sedih atau depresi
Ingin ia berteriak pada diri
Bahkan sampai terpikir untuk iris urat nadi

Baginya, kata merupakan senjata
Satu demi satu menyakiti rasa
Ingin ia bertanya pada temannya..
"Apa kau benar-benar tega?"


Bandung, 15 November 2016
Dini

February 11, 2016

Kuning dan Jingga

Hallo perkenalkan, nama saya Kuning, tetapi saya menyukai warna Merah Jambu. Saya tinggal di tempat yang sempit dan bau. Bentuknya kotak, terdapat dua jendela, dan juga sebuah pintu.

Setiap hari, saya berolahraga. Loncat, lari, dan bermain bola.

Saya suka tidur, itu membuat badan saya lentur. Bergerak kesana kemari tidak teratur di dalam bunga tidur.
Saya akan terus terlelap hingga gelap lenyap.

Sayuran adalah makanan kesukaan saya. Apapun jenis sayuran, saya akan suka. Saya akan terus makan jika sayuran itu belum juga binasa.
Tidak tunggu satu detik pun pasti akan saya habiskan. Saya sangat menyukai sayuran.
Tetapi Sayur Kol membuat pipis saya bau, itu mengapa ibu saya tidak pernah memberi saya satu.

Pernah suatu hari, ibu saya memberi Kol kepada saya, saya lahap habis dan sampai minta tambah. Malam harinya saya tidak tahan untuk buang air kecil, pipis lah saya walau hanya se-upil.
Pada pagi hari, air pipis saya sangat menyengat dengan bau tak sedap. Lalu ibu saya telah dengan rela membersihkan pipis saya dan menyanyikan lagu. Maafkan saya, ibu, saya telah membuatmu bau.

Saya benci dingin. Karena dingin selalu membuat saya berhenti bergerak, dan saya tidak suka untuk harus tetap diam di tempat.
Dingin juga membuat saya susah tidur. Padahal, tidur membuat saya lentur.

Saya wangi jika habis mandi. Aroma sabun saya aroma buah khuldi. Ibu saya selalu memberikan saya sabun itu jika saya mandi.
Seluruh tubuh saya kemudian akan berubah basah.
Sekali lagi, saya benci dingin. Tetapi tak apa jika sabunnya harum terbawa oleh angin.

Hari ini, saya pergi keluar rumah. Menelusuri jalan berbatu dan juga tanah.
Melewati banyak teman dan juga kawan. Kiri kanan saya lihat jalanan, banyak orang yang lalu lalang.
Mereka tinggi dan besar, melewati saya bagai raksasa kekar.
Terkadang mereka terhentak, kemudian mereka berteriak.
Terkadang mereka menjerit, dan kadang memandang saya dengan sipit.
Tetapi ada yang kemudian menyapa, menanyakan saya siapa dan tinggal dimana.

Sepertinya saya sudah terlalu lama bermain di luar rumah. Sudah terlalu lelah kaki ini untuk melangkah.
Ibu.. dimana???
Ibu.. Saya hilang arah..
Ibu...
Saya ingin kembali ke rumah..

....


Halo, namaku Jingga. Aku adalah ibu yang penuh kasih dan cinta.
Aku mencintai anakku. Dia adalah anak yang paling lincah dan lucu.
Anakku tidak pernah berhenti untuk diam, kecuali untuk tidur. Dia akan terus bergerak sampai dia pulas dalam mimpinya yang kabur.
Anakku rajin makan. Perutnya tambun seperti raksasa penghuni bangku taman.
Aku suka memeluk dan menggendong anakku jika ia sudah selesai mandi. Karena harumnya seperti buah khuldi.

Sore tadi, ku ajak ia bermain sehabis mandi. Tubuhnya bergoyang kesana-kemari. Mengikuti arah aku berlari.
Malam ini, aku menemaninya sampai ia tidur, kemudian menutup pintunya yang hancur. Maafkan ibu, Kuning, pintu mu yang hancur belum sempat Ibu perbaiki dan diberi kunci.

Selagi Kuning terlelap, aku akan makan malam dan menonton mobil balap. Kemudian akan tidur pada jam 12 seperempat.
Oh Kuning..
Mungkin besok pagi akan ku temui tukang reparasi dan pintu mu betul kembali.

..


Oh tidak!
Hari sudah pagi, dan matahari telah menyala!
Ini adalah kecerobohan aku yang ke-dua puluh dua!
Aku terlelap saat menonton mobil balap!

Aku harus melihat Kuning dan menyapanya dengan senyum hangat, bukan dingin.

Oh tidak!
Ini adalah kecerobohan aku yang ke-dua puluh tiga!
Kuning tidak ada di tempatnya!
Kuning hilang dalam sepinya malam! Ini salahku yang tidak mengunci pintu hancur, rusak, dan usang!

Maafkan Ibu, Kuning.

Kamu terlepas selagi di kandang.

Oh..

Kelinciku yang malang...








11 Februari 2016,
Dini.

December 07, 2015


Dia adalah seorang penerbang
Demi sayap-sayapmu yang perkasa
Aku mencintaimu karena kegigihan yang kau punya
Aku menaruh benih rindu pada setiap langkah yang dituju
Aku memupuk doa dalam rintihan harap
Aku memeluk jarak demi sebuah janji
Janji yang sering kau ingkari…


Bandung,
November 28, 2015
Dini

October 27, 2015


 its a national blogger day! and its my birthday too! omg what a day!
haha beruntungnya saya masih setia menjadi blogger, walaupun ngeblog hanya sebulan sekali haha. tapi yaa lumayan, yang lain sudah lama-lama pergi dan menghilang dalam dunia pem-blog-an lol.
and i found it really cute, a reminder on my 20th birthday!
you can also check this reminder on the bottom of this blog.
Thank you, and Habby Pirthday, Dini!
Happy Turning to 20!



Untuk kamu yang menangis dalam malam,

Matamu kini sudah terlanjur lelah. Matamu kini telah jatuh dalam pilu.

Sudah, tidak perlu kau bingung. Hempaskan airmata hingga tidak ada lagi yang harus dibendung.

Suaramu kini sudah resah. Menunggu sebagian harapan tertunda.

Jarimu sudah kaku. Terlalu lama memohon dan terpaku.

Tidurlah wahai jiwa yang kini bertambah usia. 

Semakin hari kau sudah semakin tua.

Pejamkan mata untuk kemudian pulas

Tenangkan asa dan hembuskan nafas.

Bunga tidur kini mati ditelan rindu.

Doa-doa kemudian menjadi awan. 
Terbang.

Semoga Tuhan selalu mendengar.
Tidurlah, kamu yang menangis dalam malam.


Bandung, 27 Okt 2015,
Dini

February 22, 2015


Ada yang tersentuh ketika kau ucap salam pulang dari mu. Ada yang tertinggal jauh disana ketika kau lambaikan tangan kanan mu. Ada yang ingin dirindukan ketika kau ambil langkah pertama mu dan menjauh, hilang tenggelam dalam jarak kemudian.

Terima kasih sudah berkunjung ke kota tempat aku menuntut ilmu, Pras.
Jangan pernah sungkan untuk memelukku kembali, walau keadaan tidak akan lagi pernah sama.
Aku rindu tawamu. 

Maafin Dini ya Pras...

Now playing: Beri Cinta Waktu by Maliq & d'Essentials
Bdg, 22 Februari 2015.

January 21, 2014

         Kemarin, mendambakan Hujan adalah keharusan, akan selalu menyalahkan Matahari jika ia terlalu berapi. Enggan untuk pergi keluar. Mengutuk Neraka jika lantainya bolong, kemudian menangisi Langit mengapa Awan tebal tidak dengan rela menutupi Matahari. 
          
           Orang-orang di bis kota akan menyeka peluh mereka. Lelah setelah seharian menguras tenaga demi keluarga, kepenatan yang berbuah bahagia. Kemacetan tiada akhir akan menambah kesah orang-orang di bis kota. Belum lagi orang yang mencari nafkah dengan meminta, menambah lara orang-orang di bis kota. Semua orang di seluruh kota akan menghujat pemerintah yang 'katanya' akan menolong hamba kalangan bawah. Menagih janji orang nomor satu di kota tua ini; mengusir macet, menghapus kemarau, dan memperbaiki kehidupan.

           Matahari mungkin sedang bekerja keras demi melonggarkan apinya untuk manusia di bumi, tapi manusia tidak boleh tahu, itu perintah Tuhan. Sesekali di dalam kemacetan orang-orang akan mendongah, melihat seberapa besar mahluk ciptaan Tuhan yang bergelora hari itu, lalu mereka akan menunduk, menyesal mengapa mereka mendongah. 

             "Beberapa bulan kedepan, manusia-manusia ini akan berhenti menyalahkan, aku akan rehat sejenak"
                Matahari kemudian tak sabar menunggu datangnya bulan, hari, dan tanggal itu. Matahari akan terus menghitung mundur sampai ia menemukan titik senangnya. Matahari menghitung mundur dengan perlahan, cepat, bahkan terbata-bata. Waktu matahari di bumi akan habis. 

               "Halo, saya Hujan."

              Manusia berhamburan mencari tempat perlindungan. Basah. Tak ada yang suka basah. Semua yang basah akan membuat ketidaknyamanan, begitu katanya.
          
             Orang-orang di bis kota memakai mantel terbaik mereka, menutupi semua bagian tubuh sebisa mungkin, melawan ganasnya dingin udara. Orang-orang yang tangannya lihai mengadu bumbu akan berlomba menjajakan makanan hangat racikan mereka. Ada daging yang mereka bulatkan seperti bola-bola salju, ada minuman hangat yang mereka racik dari rempahnya negri sendiri. Orang-orang di bis kota ingin cepat pulang, ingin bersembunyi dibalik selimut hangat dan memeluki pasangan hidup. 
              
               Hujan terlalu bersemangat datang ke bumi, dia menguras semua persediaan airnya, dikurasnya air itu dari dalam tubuhnya, kemudian dikuras lagi, dikuras lagi, begitu seterusnya sampai ia merasa letih. Bumi di airi oleh semangatnya Hujan. Orang-orang di bis kota, sekali lagi menyumpahi pemerintah kota. Buruknya tata kota membuat semua air tersumbat dan menguap ke tempat orang-orang di bis kota tinggal. Banjir dimana-mana. Kota ini sudah tak seindah yang dibayangkan. Hancur. Warganya kalang kabut. Pemerintah memutar otak, menguras tenaga, berpikir sepenuh otak mereka mampu, agar kotanya tak hancur.

              Tetapi Hujan baik, dia akan membawa kembali kenangan yang tak mampu manusia-manusia di bumi hancurkan. Dia akan mengulas sisi sensitif pada lembaran setiap memori. Sedih, duka, kerinduan, kebahagiaan, dan juga impian. Semua dihadirkan kembali oleh Hujan dengan mudahnya. Ah, andai saja semudah itu juga kenangan tentang mu berlalu. 

              Sekarang, beberapa sedang mengagumi Hujan tetapi juga mendambakan Matahari. Bosan dengan Hujan tapi benci dengan api Mentari. Beberapa akan tertanam di dalam selimut berdoa agar hunian mereka aman. Beberapa akan bekerja keras mengusir lumpur yang dibawa genangan air setinggi betis, tetap waspada kalau-kalau rumah mereka hanyut. 

             Maafkan kami, Tuhan. Yang tidak pernah bisa berhenti mengutuk semua keputusan-Mu, maafkan kami yang seharusnya bersyukur atas kelebihan nikmat. Maafkan kami, Ya Rabbi.


Jan, 21-14
♥Dini.

August 13, 2013

"Jauh sebelum engkau mencium keningku dan berucap maaf, aku telah memaafkanmu dan mencoba agar ikhlas.." pikir ku saat kau jauh, Jagoan. (November, 2012)


July 15, 2013

Dalam hidup, pilihan itu banyak, pun kesempatan, hanya 'waktu yang tepat' yang jarang kita temui.
Kamu harus pandai memilih, memilih yang baik atau yang tidak baik untuk hidupmu, agamamu, keluargamu, dan masa depan mu.
Semua nya berawal dari pilihan..
Setelah terjatuh, mencoba untuk bangkit itu sulit.. tapi itu pilihan, ingin terus terpuruk atau tetap merasakan kepedihan akibat terjatuh.

Hari ini, saya seharusnya sedang terbang menuju Palembang. Disana calon kampus saya berdiri kokoh. Universitas Sriwijaya.
Andai seluruh keluarga besar saya tahu bagaimana rasanya mengalahkan beratus ribu calon mahasiswa universitas negeri yang berjuang pada ujian SBMPTN.
Andai seluruh keluarga besar saya mengerti rasanya menjadi 'pemenang yang sesungguhnya'

Ah, masih banyak andai-andai yang lain yang mampu saya tulis..
Tapi inilah pilihan saya, tetap dikamar saya mendengarkan radio dan berkutat dengan internet.

Saya masih sangat bisa merasakan rasanya do'a dalam sujud saya didengar oleh sang Pencipta..
Tangisan permohonan saya di hapus oleh sang Maha Mendengar..
Pengorbanan saya selama kurang lebih sebulan ini dilihat oleh sang Maha Melihat..
Saya merasa sangat dekat dengan-Nya ketika saya membuka hasil pengumuman, saya merasa sangat disayang oleh-Nya ketika saya memeluk ibu saya yang menangis haru bahagia..

Saya bukanlah anak yang pintar, juara kelas pun saya tidak pernah..
Pernah saya mendapat rengking satu, itu pun ditempat bimbel hahaha dan itu juga karena yang paling pintar dikelas kami sedang tidak hadir pada saat ujian hahaha
Yah paling banter saya rengking empat. Alhamdulillah..

Saya bukanlah orang yang harus dituntut untuk pintar oleh ibu saya, bahkan kalau saya tidak mengerti harus belajar apa untuk ulangan esok hari, saya disuruh ibu saya untuk bekerja sama dengan teman..
"Namanya juga usaha, Din hahaha"

Beruntung saya selalu dikelilingi oleh sahabat-sahabat yang mengerti kekurangan teman.. mereka mau membantu saya ketika lembar jawaban saya kosong.
Mereka orang-orang yang sangat baik..
Mereka lah yang ikut mendo'akan saya ketika saya harus membuktikan hasil jerih payah saya selama ini..
Mereka lah yang ikut mengucapkan amin pada akhir do'a yang saya mohonkan..
Kalau bukan karena bantuan do'a mereka, saya mungkin tidak akan dapat merasakan sentuhan air mata bahagia ini.
 
Akhirnya semua kembali kepada pilihan..
Memilih atau tidak memilih sama sekali..

Terima kasih ya Allah, kuasa-Mu sungguh besar..
maafkan hamba telah menyia-nyiakan do'a hamba...
ridhoi lah pilihan hamba saat ini..semoga pilihan ini baik untuk hamba dan agama hamba..untuk masa depan dan keluarga hamba...
AMIN.

Semoga kalian menghormati pilihan saya.
15July2013
♥Dini

 

مَرْحَبًا يَا رَمَضَان

 

May 26, 2013

akhirnya... lulus juga.

March 11, 2013

Malam ini saya diingatkan kembali pada luka lama yang dahulu pernah menjadi penyakit pada setiap malam dan selalu membuat hati saya nyeri.
Seperti menangis ditengah malam pada hari paling bahagia mu.. hari ulang tahun mu misalnya?pernah?
Saya pernah. Mencoba untuk tetap merasa bahagia, dengan pura-pura tidur.
lalu pura-pura menangis haru bahagia, namun tangis kecewa.
Saya pernah.
Dikejutkan sahabat-sahabat terbaik saya sepanjang masa. merasa senang. namun janggal.
Saya merindukan sosok yang seharusnya ada, bahkan yang selalu ada--selain ibu saya tentunya--

Seperti memeluk tetapi tidak dipeluk..
kau sudah berusaha dengan kuat untuk tetap memeluk erat, dengan tangis. Tetapi dia?hanya tersenyum canggung. Saya menunggu lengan dan jarinya untuk menggenggam bahu saya, membalas pelukan saya.. tetapi tidak ada. Tidak terjadi apa-apa.. Tangannya lunglai, bahkan bibirnya pahit untuk tersenyum.

Saat itu saya sadar, cinta telah hilang.

Begitulah malam terbahagia itu berakhir begitu saja.. dengan harapan dan pengorbanan ekspektasi yang berlebihan.

December 28, 2012

"Kita adalah bagaimana cara mu menghapus airmata-ku.."
(pernah baca.)

November 28, 2012

Karena kamu adalah sebuah janji yang telah aku sepakati dengan Tuhan..

Maka Kita harus kembali di masa depan, menepati janji dan membayar semua harga yang telah kita perbuat silam..

Aku akan meng-ikhlaskan sosok mu.. membiarkan mu pergi dan menari riang bersama seseorang yang akan menempatkan mu sebagai bagian terpenting dalam hidupnya.. karena yang hanya dapat memisahkan kita saat ini adalah rasa egois mu yang sangat besar bahkan lebih besar dari sifat egois ku..

yang jelas sekarang ini adalah aku tidak dapat mengenalimu kembali.
kau hilang bersama gelapnya kesenangan semu..

semoga hari mu indah..

28november2012
6:28pm
♥Dini

July 29, 2012

Selamat malam, Rindu..
Malam ini aku ditemani dirimu lagi, ya? Pasti kau sudah lelah bertanya, untuk siapa rindu ini tertuju..
Ah sudah lah.. Jawabannya pun akan selalu sama..

Apa kabar, Kamu? Aku harap baik...
Malam ini Aku memikirkan mu lagi, semoga Kamu selalu menjalankan kewajiban mu dengan Yang Maha Esa ya..Amin.
Oh....aku jadi ingat, kau sering menjadi imam ku saat itu, sholat berjama'ah dan berdo'a bersama.. Mengucapkan kata amin setelah kau usai membaca sucinya Al-Fatihah. Selesai sholat pun ku kecup punggung tangan mu.. Seperti sebuah tenggorokan bertemu air pelepas dahaga... hati ku pun tenang.
Kini tiap malam, aku berdo'a untuk mu...semoga kau menjadi imam yang baik kelak, untuk keluarga mu..

Jika kau dan aku sedang dalam perjalanan menuju rumah ku, aku selalu bertanya dan kau selalu memperjelas semua keingin-tahu-an ku.. Kau bercerita layaknya hujan yang mengguyur hutan, aku rela menjadi hutan..agar selalu menampung air hujan mu.

Kau menyukai semuanya. Semua yang kau anggap menarik namun bagiku; Rumit. Mesin misalnya.

Aku bahkan membuang jam kursus bahasa inggris ku.. berkata kebohongan pada mama bahwa aku sedang dalam perjalanan menuju rumah teman karena ada suatu tugas dari guru ku, padahal saat itu aku sedang menunggu kereta bersama-mu.. duduk manis diam dalam sunyi nya stasiun tua.
Seperti daun gugur yang terhempas bersama angin, desahan nafas ku tersapu oleh hati yang berdebar..
Seakan aku percaya pada mu, bahwa kau akan selalu menemani ku di tahun-tahun kedepan, aku mengikuti semua perintah mu... "Kita ke kota ya, sayang.." ah baiklah...aku ingin selamanya bersama mu.

Di kota, kau mengajak ku untuk melihat sisi lain dari kehidupan ku yang monoton..
"Itu artinya apa?" "Hmm....kelamin laki-laki, sayang" sembari kau memerhatikan wajah ku yang padam, kau tersenyum. Menyesal aku bertanya gambar nakal di dinding tua sebuah gedung usang.

Aku haus. Kau sepertinya tidak. Air di botol ku habis, bahkan sebelum jam 9.
Bukan air mineral yang kau beli, melainkan Es Potong rasa coklat. Aku nagih. 2 potong sudah habis ku lahap.

Waktunya pulang, cepat sekali waktu ini berlalu, bagai roda kereta yang melaju tak kenal lelah..
Dalam derapan kedua kaki ku dan kaki mu menuju kereta, aku sempat memberi tahu mu; bahwa aku ingin selalu membohongi mamah hanya untuk bersama mu sepanjang hari...

Menunggu kereta bagai menunggu debar jantung ku berhenti, tak tahu kapan saat nya...

Oh Tuhan, bahagia sekali aku saat itu.. Duduk bersandar dibangku stasiun...kau melingkar kan tangan mu untuk sampai di bahu kiri ku...
Terima Kasih untuk hari yang tak terduga..
Terima Kasih untuk Es Potong itu, karena mu aku tahu bahwa jajanan jalan tak selamanya bersih...
sstt...aku sakit esok harinya:p
Terima Kasih untuk pegangan erat mu di peron stasiun

Aku menyayangi mu, Jagoan...
Berbahagia lah, tanpa aku..
Selamat malam..

11:24 pm
29 July 2012
♥Dini

June 11, 2012

Aku rindu..


Rindu menghabisi malam penuh suka bersama..

Memburu apa saja yang dapat buat Kita tertawa.
Aku bahkan jatuh hati lagi kepada Kamu..

*still draft hehe*

Pagi berjanji kepada ku agar merapatkan segarnya untuk mu
Merubah tujuh uap air menjadi embun

Siang bersumpah padaku agar cerahnya hari mu
Menyeka segala hujan menghadang.. menghapus terik Siang.

Senja pun sama, mengatakan bahwa jingga nya awan akan selalu mempercantik jiwamu


hari ini Malam berjanji agar tak angkuh lagi..
dirobohkan olehnya cengkraman dingin..

Lelah hari mu, Bunda.. aku mengerti..
Telah ku titipkan 'selamat malam' dalam bisikan angin..


10:07pm
11-Juni-2012
♥Dini

November 19, 2011

HOLIDAY IS OVER
IM DYING

May 21, 2011

BINGUNG WOY MAU NGEPOST APA!!!

#nyolotya #gapapa #biareksis

Btw, I love these pictures of me xixi narsis ya HAHA gpp.
  
 Me & Pras May, 20th 2011


Muthia & Me May, 7th 2011


 Cute me! #jijik #muntahayuk #tempatmuntahdimana #aduhburuanudahgaktahan #hoeks


And the last... 
Amazing photo! Captured by an accident, when the timer 
of the camera was on, and I didnt have any idea to 
took about. The timer shows me the time..
5... 4... 
So, I putted my hands up to my face, and made
two circles like a Batman's mask. And then... 
2... 1... 
Tadaa.............  DiniBat's mask!

See u soon! Gonna hit my bed, mwah!
♥Dini.

April 30, 2011

Well, gue kangen sama blog gue yang satu ini. AAAAA *cium layar notebook* agila udah lama banget udah gapernah posting lagi.. Btw, gimana kabar temen-temen blogwalking gue? Aaaa micu teman!

Ehem... Pertama-tama gue mau ngucapin selamat buat sahabat sejagat raya gue... Nada!!! Selamat menempuh hidup baru ya sayang wkwk Jie banget lu dpt bule (mauuuu...) selamat ya nada, amazing banget dia udah 4 bulan!! *_* selamat selamat pokonya mah!:* kiss kiss hug hug!

Terus apalagi ya yg mau gue ceritain?... Agak stuck nih otak gue mau nulis apa *garuk garuk pala*
Eiyah, gue lagi ada project nih, gue pengen bikin garage sale gitu sama temen se-geng gue(cie anak gankster), gue pengen ngejual barang-barang lama gue, kasian didiemin gitu aja ditumpukan. Coba deh lo fikir gimana kalo lo jadi barang-barang gue itu? Berdebu, usang, kotor, jelek, bau, ditaronya paling bawah, paling pojok pula, kan kasian kan? Mendingan kita jual atau kita sumbangin gitu. Tapi guys, karena gue tidak semulia itu dan diri pribadi gue memerlukan duit, jadi gue pengen ngejual barang-barang lama gue. Brilian kan ide gue? Yup!

Blogsky, kemaren gue baru dapet izin dari nyokap gue! Gue di izinin nonton konser! Wohooo! Ada yang mau nemenin? Terserah konser apapun itu HAHA kalo ada yang berminat gitu nonton konser apakek, kasih tau gue yak, ajak-ajak lah gitu. Hehe jangan pelit-pelit jadi orang...

Aduh rese nih otak gue gak bisa diajak mosting, bingung...
Kayanya segitu aja.
#gakpenting
Bye!
♥Dini.